Dapatkan Diskon Khusus 20% Hosting LayerSpeed

Diskon Hosting

Dapatkan diskon 20% dari LayerSpeed untuk semua paket shared hosting, reseller hosting, vps hosting termasuk paket profesional hosting. Anda juga dapat bergabung dengan LayerSpeed dan dapatkan afiliasi 20% dari semua client yang Anda referensikan. Saat pemesanan, masukkan kode voucher: SPRING untuk mendapatkan diskon 20%. Diskon berlaku recurring selama berlangganan.

Posted in Umum | Leave a comment

[Fix]Joomla JHTMLGrid Error

JHTMLGrid::access() expected to be a reference

Joomla logo

Seorang rekan saya mengirimkan bbm bahwa situs portal berita yang berbasis joomla tiba-tiba memunculkan error di halaman Administrator. Error tersebut terjadi saat mengakses Article Manager dari Site Manager. Adapun pesan error tersebut adalah:

Warning: Parameter 1 to JHTMLGrid::access() expected to be a reference, value given in /home/portal/public_html/libraries/joomla/html/html.php line 87

Saat saya cek, dari baris 84 – 89, saya dapati ada fungsi berikut:

if (is_callable( array( $className, $func ) ))
{
$args = func_get_args();
array_shift( $args );
return call_user_func_array( array( $className, $func ), $args );
}

Kemudian saya lakukan debug pada baris 87: return call_user_func_array( array( $className, $func ), $args );
Dari hasil debug saya sepertinya nilai dari $args pada versi joomla ini tidak kompatibel dengan php 5.3.10 yang kami gunakan. Untuk itu, saya meminta rekan saya supaya mengupdate joomlanya supaya kompatibel dengan versi php yang ada di server. Sambil menunggu diupgrade, solusi sementara yang saya buat adalah menambahkan tanda & di variable args, sehingga baris 87 berubah menjadi: return call_user_func_array( array( $className, $func ), &$args );
Dan error tersebut tidak muncul lagi (situs kembali normal).

Posted in IT, Tips and Tricks | Leave a comment

Cpanel Down

"Cpanel Down"Siang ini saya coba mengakses cpanel.net dan sepertinya database sedang mengalami masalah. Bisa dibayangkan kalau corporate sebesar Cpanel masih mengalami masalah classic seperti ini. Bagaimana kesiapan Anda dalam hal menangani bisnis Anda yang berhubungan dengan koneksi ke pusat data mengalami masalah ? Sudah Anda membuat rencana failover atau solusi sejenis high availibity lainnya ?  Downtime untuk bisnis e-commerce selama 10 menit bisa membuat potensi kerugian jutaan rupiah dan untuk perusahaan besar yang mengandalkan sistem online sebagai core business maka kerugian bisa mencapai miliaran rupiah. Sudah Anda siap ?

Posted in IT, Security | Leave a comment

[Fix] New guest xen IP could not reach

XEN VirtualizationKejadian ini baru pertama kali saya alami, dimana saat saya menginstall OS guest baru di virtualisasi XEN, ternyata IP yang saya assign untuk OS guest tersebut tidak bisa diping. Saya coba console OS guest tersebut melalui dom0 dan memastikan bahwa route dan IP sudah benar. Tetapi tetap dari dalam OS guest ke luar juga tidak bisa diping. Kemudian saya coba memastikan bahwa IP tersebut belum digunakan di server yang ada dalam satu network tersebut, dan memang IP tersebut belum dipakai oleh server manapun kecuali oleh OS guest tersebut. Berikutnya saya coba menambahkan ip alias dengan ip berbeda di interface OS guest saya dan masih tetap tidak bisa diping. Setelah saya analisa packet di dalam OS guest akhirnya saya berkesimpulan ini masalah bridge antara dom0 dengan OS guest tersebut. Dan ternyata benar. Berikut hasil pengecekan saya dan cara perbaikannya.

Di dom0:
brctl show xen-br0
Output:

bridge name bridge id STP enabled interfaces
virbr0 8000.feffffffffff yes vifvm119.0
xenbr0 8000.feffffffffff no vif0.0
peth0

Nomor OS guest saya adalah 119 jadi saya berkesimpulan bahwa interface OS guest saya berada di bridge yang salah, semestinya ada di xenbr0. Jadi saya akan hapus virtual interface guest saya (vifvm119.0) dari bridge virbr0 dan menambahkan ke xenbr0:
brctl delif virbr0 vifvm119.0
lalu cek kembali, apakah virtual interface guest sudah terhapus:
brctl show xen-br0
outputnya:

bridge name bridge id STP enabled interfaces
virbr0 8000.000000000000 yes
xenbr0 8000.feffffffffff no vif0.0
peth0

Sekarang saya coba tambahkan virtual interface saya melalui bridge xenbr0:
brctl addif xenbr0 vifvm119.0
lalu pastikan hasilnya:

bridge name bridge id STP enabled interfaces
virbr0 8000.000000000000 yes
xenbr0 8000.feffffffffff no vifvm119.0
vif0.0
peth0

dan sekarang guest saya sudah bisa diping dan berfungsi dengan baik.

Semoga bermanfaat.
Notes:
- OS Guest : Saya install CentOS 5.7 64bit
- dom0 : Saya menggunakan CentOS 5.8 64bit
- XEN Virtualization type: XEN PV with LVM
- dom0 adalah induk dari server XEN sementara OS guest adalah sistem operasi yang diinstall di dalam mesin induk tersebut
- XEN adalah salah satu teknologi virtualisasi

Posted in IT, SysAdmin, Tips and Tricks | Leave a comment

Fixing dot name file in wordpress

"LEarning is Fun"Sore ini baru sadar kalau ada rules di .htaccess blog saya yang tidak mengijinkan membuka file dengan nama yang dimulai dengan . (titik). Padahal selama ini (sebelum dilakukan perubahan .htaccess) semua images yang ada di postingan blog saya otomatis generate thumbnail (gambar lebih kecil dari aslinya) dengan nama yang dimulai dengan . (titik). Ada 2 pilihan, yaitu cara mudah dengan menghapus rule di dalam .htaccess yang mengakibatkan hal ini , atau dengan cara sulit tetap dengan rule semula tetapi saya harus merubah semua nama file thumbnails dari . (titik) menjadi thumbs_ (prefix untuk thumbnail) dan juga harus merubah ratusan code di postingan yang sudah terpublish.
Dasar lagi memang iseng, saya memilih cara sulit :) . Pertama yang saya lakukan adalah merubah konfigurasi media images saya supaya setiap ada images yang saya upload akan mengenerate thumbnail dengan prefix thumbs_ bukan prefix . (titik).
Setelah itu, saya merename semua nama file thumbsnail yang sudah tergenerate sebelumnya ke prefix thumbs_ dengan script berikut:
ls . | while read line; do newFile="`echo $line | sed "s/./thumbs_/"`"; mv "$line" $newFile; done
Berikutnya, saya melakukan backup database blog saya dan kemudian merubah isi di dalam database tersebut supaya semua prefix thumbnail bisa membaca lokasi yang baru, dengan script berikut:
:%s/\.thumbs\/./thumbsdir\/thumbs_/g
Setelah itu, database yang sudah saya modifikasi dengan command diatas, saya kembalikan ke server dan reload blog saya. Akhirnya semua thumbnail yang ada dipostingan sebelumnya bisa terload dengan baik.

Posted in IT, SysAdmin, Tips and Tricks | Leave a comment