Published by Kalpin Erlangga Silaen on 31 Oct 2008 at 12:45 pm
Aku turut sedih sahabat
Sahabat, pagi ini aku begitu kaget ketika teman yang lain meminta konfirmasi berita yang ada di topic. Saya coba menelpon ke nomormu, tidak diangkat makin panik. Minta bantuan ke kawan yang dekat ama keluargamu, dan kemudian dapat konfirmasi bahwa kamu sehat. Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan, karena ternyata kabar itu bohong. Kemudian aku mengajak engkau ngobrol dan aku baru tahu kejadian yang sesungguhnya. Aku mendengar ceritamu dengan sedih, kisah hidup dan apa yang kamu tanggung sekarang, sungguh aku sangat sedih dan jika aku tidak mempunyai iman bahwa segala cobaan tidak melebihi kekuatan kita, aku pasti akan protes. Tetapi aku sadar, dengan beratnya tanggumanmu sekarang, artinya engkau memang memiliki kemampuan menahan itu semua, aku salut. Sahabat, aku tahu hatimu sangat sedih, pahit terhadap jalannya hidup ini, tetapi aku ingin engkau tahu bahwa aku dan teman-teman disini senantiasa mendoakan engkau, menolong engkau dikala engkau membutuhkan, ya kami selalu ada sahabat. Jangan menyerah, dan percayalah, bahwa Mukjizat itu masih ada. Semoga engkau senantiasa diberkati, dilindungi dan diberi kekuatan oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.
behind on 06 Nov 2008 at 1:07 pm #
emang siapa?