Biarlah Hidupmu Bercahaya

Kisah “Bocah dan Perampok” ini sungguh menyentuh. Moore adalah seorang dokter terkenal di Perancis. Sebelumnya, dia menjadi narapidana karena melukai lelaki yang berkhianat dengan pacarnya. Pada waktu itu hidupnya seketika berubah, dari seorang mahasiswa menjadi seorang narapidana. Setelah keluar dari penjara, ia sulit mendapatkan pekerjaan. Karena sering dihina, ia lalu memutuskan menjadi perampok.

Moore berniat merampok di sebuah rumah yang hanya ada Kay, seorang anak kecil buta. Moore mencongkel pintu, dan Kay bertanya, “Siapa itu?” Jawab Moore, “Saya teman papamu, dia memberikan kunci kepadaku.” Kay sangat gembira dan mengajak Moore bermain tanpa curiga. Kay bermain piano dan mereka bercakap-cakap. Moore tidak jadi merampok, dia sangat malu pada Kay. Tidak seperti dirinya, hanya karena hinaan, ia melakukan kejahatan. Moore terkesan pada Kay. Walau matanya buta, tetapi hatinya sangat terang. Kay mengajarkan banyak hal dan membuka pintu hatinya. Moore kembali menyelesaikan kuliahnya di kedokteran, dan kemudian mengoperasi mata Kay hingga bisa melihat.

Kay memberi kepercayaan diri kepada Moore yang kecewa. Kay tidak menyia-nyiakan hidupnya. Kehidupannya justru memberi inspirasi. Maukah kita menjadi seorang yang penuh cinta sehingga menyadarkan orang untuk kembali ke jalan yang benar? Maukah kita berbagi semangat sehingga orang yang hilang harapan mau bangkit kembali? Biarlah terangmu bercahaya, supaya orang melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga. –JB/www.renunganharian.net

BIARLAH PERBUATAN BAIKMU MENJADI TERANG
YANG MEMULIAKAN TUHAN.

About Kalpin Erlangga Silaen

Suka membaca
This entry was posted in Family, Umum. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *